SANGATTA SELATAN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SD Negeri 002 Sangatta Selatan. Ananda Zulqaffy Wardana berhasil meraih Juara 2 (Dua) pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang Pendidikan Dasar (SD/MI) Tingkat Kabupaten Kutai Timur Tahun 2026, cabang olahraga Bulu Tangkis Putra.
Penghargaan tersebut tertuang dalam Piagam Penghargaan Nomor B-400.3.3.4/3677/DISDIKBUD-3.1 yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, tertanggal 12 Juni 2026. Ajang O2SN tahun ini mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”.
Penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan secara simbolis kepada Kepala SDN 002 Sangatta Selatan, Rishaniah, S.Pd dalam rangkaian kegiatan Workshop Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang digelar di lingkungan sekolah. Momen penyerahan berlangsung khidmat dan disambut tepuk tangan meriah dari para peserta workshop yang terdiri atas guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan orang tua siswa.
Keberhasilan Zulqaffy Wardana dinilai sejalan dengan semangat Gerakan 7 KAIH, khususnya pada kebiasaan rajin berolahraga dan disiplin, yang selama ini terus ditanamkan kepada seluruh peserta didik SD Negeri 002 Sangatta Selatan. Prestasi ini merupakan buah dari latihan rutin, ketekunan, serta dukungan penuh dari pihak sekolah, guru pembina, dan keluarga.
Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri 002 Sangatta Selatan, Ibu Rishaniah, S.Pd, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih ananda Zulqaffy Wardana. Menjadi Juara 2 tingkat Kabupaten Kutai Timur bukanlah hal yang mudah. Ini bukti nyata bahwa pembinaan karakter melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang kita terapkan bersama telah membuahkan hasil yang positif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan siswa.
“Selamat kepada ananda Zulqaffy, kepada orang tua yang selalu mendampingi, serta kepada Bapak dan Ibu guru maupun pelatih yang telah membina dengan sabar dan penuh dedikasi. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa-siswi kita untuk terus berkarya dan mengharumkan nama sekolah, hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional,” tambahnya.
Ibu Rishaniah berharap Workshop Gerakan 7 KAIH tidak berhenti sebagai program seremonial, melainkan benar-benar menjadi budaya sekolah yang membentuk peserta didik yang sehat, bugar, berkarakter, dan berprestasi.
Pihak sekolah berkomitmen untuk terus memfasilitasi pengembangan bakat dan minat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi Anak Indonesia Hebat. (adminolnol2)











